Disatu ruang waktu yang cukup singkat aku menemukanmu utuh tak bergeming. Tak ada kejanggalan disana, seolah waktu dengan sempurna menjawab bahwa jaraklah yang memanipulasi. Aku menyusun sisa-sisa perdebatan dalam pertanyaan yang tak mudah kujelaskan. Bahkan kata-kata seolah mengawang mempertanyakan sebuah rasa yang dulu begitu nyata namun seringkali timbul tenggelam. Bahkan disatu waktu kemarin dapat kita katakan karam.
-belajar menyimpan sebuah rasa untukmu tanpa syarat-

Tidak ada komentar:
Posting Komentar