Senja
kali ini rasanya sang hujan tak berniat absen untuk tidak menyapa. Senja kali
ini juga rasanya hati tak mau berkompromi untuk sedikit saja melupakan apa yang
harusnya dilupakan. Tunggu, tapi benarkah harus?
Entahlah… ia bertahta
sederhana dengan semua kenangan dan kebaikan. Justru diri sendirilah yang
membuatnya terjelma dalam pemikiran dan sikap angkuh tak biasa. karena
adakalanya yang tak biasa dan istimewa akhirnya berimbas pada hal-hal yang tak
diinginkan. Ada hal yang tak seharusnya ada. Ada hal yang harusnya biasa tapi
terlalu dibuat rumit. Sebuah ‘Ketidakbiasaan’. Dan sampai saat ini satu kata
itulah yang belum mampu aku ganti dengan makna lain.



