Selasa, 06 Oktober 2020

5 Idea Marketing Tiktok untuk Brand Kecantikan

 

Umpan algoritmik TikTok memiliki kemampuan untuk mempopulerkan secara instan video TikTok siapa pun yang masuk ke Halaman Anda. Semua hal dapat menjadi viral dalam sekejap. Dengan demikian brand produk dan pemasar banyak yang membanjiri Tiktok untuk menjadi viral dalam sekejap sebagai upaya branding dan strategi pemasaran.  Merk kecantikan misalnya, telah menemukan kesuksesan besar di platform sosial video pendek dalam Tik tok. Hal ini dikarenakan tema dan konten  dalam Tik tok cenderung menjadi aktualisasi diri di kalangan anak muda sehingga sangat cocok dengan target pasar produk kecantikan.  Format dan menu editing pada Tiktok juga ideal bagi produk kecantikan untuk membuat original konten berupa tutorial, video behind the scene, ataupun , kompetisi konten yang dibuat pengguna (UGC). Berikut adalah 5 ide brand kecantikan yang dapat memanfaatkan popularitas dan format konten TikTok untuk mengejar kesuksesan media sosial:

1. Kampanye Influencer

Fenty Beauty adalah salah satu merek kecantikan pertama yang secara eksplisit mempromosikan produk mereka di platform ini. Menyusul kesuksesan Hype House atau UK's Byte House, Fenty segera memulai Fenty Beauty House. Fenty Beauty telah menggunakan platform tersebut untuk membuat konten sehari-hari yang sering muncul di Halaman Anda dan menghasilkan pertumbuhan untuk nama brand mereka. Saat bekerja dengan bintang terkenal TikTok, Fenty Beauty menghasilkan lebih banyak pertumbuhan dan  menunjukan adanya peningkatan penjualan mereka setelah membuat konten harian di platform tersebut.

2. Ulasan yang Jujur

Tak lama setelah Fenty, lebih banyak brand kecantikan muncul di TikTok dan menghasilkan peningkatan penjualan yang signifikan. Penjualan merek kecantikan melonjak sebanyak 426% saat produk mereka menjadi viral di aplikasi. Contoh populer nya adalah brand perawatan kulit, The Ordinary.  Sejak pengguna memposting ulasan produk di halaman mereka, The Ordinary menerima lebih banyak pengakuan untuk AHA 30% BHA 2% mereka. Hanya satu dari banyak merek perawatan kulit yang mendapat manfaat dari ulasan jujur ​​ yang telah menjadi ciri khusus konten TikTok.

3. Tutorial dan How-to

Merek kecantikan, influencer, dan bahkan pengguna umum telah memanfaatkan platform ini untuk membuat segalanya mulai dari ulasan produk hingga tutorial riasan singkat. Hal ini menunjukkan bagaimana konten video akan terus mendominasi industri kecantikan. Namun lebih jauh lagi, video kecantikan TikTok yang ringkas dan menghibur membuat merek lebih mudah ditemukan. Dengan memanfaatkan trek, filter, dan tantangan, konten kecantikan menjadi viral di TikTok.

4. Kemitraan Brand atau Influencer

Brand kecantikan memiliki begitu banyak kemitraan potensial di semua TikTok. Kemitraan terbaru tersebut misalnya koleksi khusus Mophe dengan Charli & Dixie D'Amelio dan ITEM Beauty Addison Rae dalam kemitraan dengan Madeby Collective. Influencer TikTok terbukti sama, jika tidak lebih berpengaruh daripada influencer kecantikan platform lain.

5. Viralitas Hashtag

Hashtag atau tagar terbukti sebagai alat yang efektif di semua brand di TikTok. NYX Cosmetics membuat konten viral dengan 7 miliar penayangan dengan konten #buttergloss mereka, sementara #Pressonnails membuat Kiss 'Impress Manicure viral karena membantu kuku para beauty enthusiast selama masa karantina. Singkatnya, fitur dan strategi TikTok telah melakukan banyak hal untuk mendorong merek kecantikan selama beberapa bulan mendatang.

Senin, 17 Februari 2014

Perilaku Konsumen



TRI SINTYA
Departemen Sains Komunikasi dan Pengembanagan Masyarakat,
 Fakultas Pertanian, Institut Pertanian Bogor.




Kuliah Perilaku Konsumen  Feb – Juni 2014
Dosen:
Prof Dr Ir Ujang Sumarwan, MSc
Dr Ir Lilik Noor Yuliati, MFSA
Ir. MD Djamaluddin, MSc
Ir. Retnaningsih, MS
            Sebagai individu yang hidup dalam lingkup sosial dan ekonomi maka kita tidak akan terlepas dari peran dan status konsumen. Pada hakekatnya seorang konsumen memiliki karakteristik dan perilaku yang khas. Perilaku konsumen diartikan sebagai perilaku yang diperlihatkan konsumen dalam mencari, membeli, menggunakan, mengevaluasi dan menghabiskan produk dan jasa yang mereka harapkan akan memuaskan kebutuhan mereka. Seringkali posisi dan perilaku sebagai konsumen kurang disadari. Untuk itu pendidikan dan pengetahuan mengenai perilaku konsumen penting dipelajari guna kepentingan ekonomi, manajemen ataupun sosial.
            Salah satu ilmuwan yang concern mempelajari perilaku konsumen adalah Prof. Dr. Ir. Ujang Sumarwan, M.Sc. Beliau mengembangkan penelitian dalam bidang perilaku konsumsi pangan dan perilaku pembeliandan penggunaan berbagai produkdan jasa serta berbagai penelitian lain yang berkaitan dengan perilaku konsumen. Beliau merupakan dosen mata kuliah perilaku konsumen di program sarjana, magister dan doctor di Institut Pertanian Bogor. Pada tahun 2003 beliau menerbitkan buku teks yang berjudul Perilaku Konsumen: Teori dan penerapannya dalam pemasaran. Buku tersebut telah dicetak ulang ketiga sert edisi revisi pada tahun 2011. Berikut kontak yang dapat dihubungi dan gambar buku mengenai perilaku konsumen:









http://ujangsumarwan.blog.mb.ipb.ac.id/



Berbicara mengenai konsumen maka akan erat kaitannya dengan pelanggan, pengambil keputusan, produk barang dan jasa, harga, kualitas serta sikap, dll. Konsumen itu sendiri memiliki perilaku secara umum menginginkan harga rendah dengn kualitas terbaik. Selain itu perilaku konsumen tersebut bergantung pada tingkatan umur, mengikuti trend, selera yang berubah-ubah, mengedepankan keinginan daripada kebutuhan serta melibatkan proses psikologis. Dengan kata lain perilaku konsumen juga diartikan sebagai semua kegiatan dan proses psikologis sebelum atau sesudah membeli produkbaik oleh konsumen individu maupun konsumen organisasi.
            Presepsi riset mengenai konsumen memiliki tiga pandangan atau prespektif yang meliputi prespektif pengambilan keputusan, prespektif experimental, dan prespektif behavioral. Studi perilaku konsumen sendiri meliputi apa yang dibeli konsumen, mengapa ia membeli, kapan membeli, dimaa ia membeli, seberapa sering membeli serta seberapa sering menggunakan. Selai itu terdapat tahapan model keputusan konsumen diantaranya sebagai berikut:
-          Pengenalan kebutuhan
-          Pencarian informasi
-          Evaluasi alternatif
-          Pembelian
-          Kepuasan konsumen
Apabila pengambilan keputusan yang dilakukan konsumen tersebut tergolong baik maka dapat menimbulkan dampak perumusan strategi pemasaran yang ebih baik, perancangan pendidikan konsumen yang lebih baik serta perumusan kebijakan public untuk melindungi konsumen.











Sabtu, 04 Januari 2014

Proses Demokrasi Kampung Halaman


Menelisik kembali sisa-sisa idealis dalam hati Berupaya melarikan diri untuk sekedar tak terlibat, tapi disisi lain ada serangkaian hasrat untuk memaknai seperti apa rasa demokrasi yang seringkali digaungkan dalam teori-teori di kelas ataupun perkuliahan.  Dengan pengetahuan sekedarnya, sang diri mengupayakan bertanya dan mencari serangkaian informasi dari mesin otomatis benama google. Lalu mencoba kritis dan tak hanya termakan janji ataupun topeng palsu dua nomor besar yang akan dipilih banyak orang. Saatnya menentukan pilihan untuk sebuah kepemimpinan di kampung halaman.
Terdengar banyak celotehan diluar ruangan:
Ah males, sapa bae kang dipilih nasib rakyat mah mengkenen bae. Pemerintah langka kang bener (ah malas, siapa saja yang dipilih, nasib rakyat akan begini-begini saja. Pemerintah itu ga ada yang bener)”
Daripada keder yawis bae milih kang ngupai duit bae (daripada bingung, yaudah pilih aja yang ngasih uang)”
Pilih nomer 6 ya, engkoe ana duit 5000. (pilih nomer 6 nanti ada duit 5000)”
Jokot duite terus pilih kang sejen, kan bele weru pas nyoblose milih nde (ambil duitnya terus pilih yang lain, kan gatau pas nyoblos pilih yang mana)”
            Seusai dari bilik pemilihan, dengan lincah jamari menekankan tuts keyboard dalam jaringan internet mencari akun media sosial panwaslu. Mengirimkan pesan singkat tentang fakta money politik yang ada. Dan sudah bisa ditebak bagaimana responnya? NO RESPON. Dari sebuah lembaga yang memiliki peran sebagai ‘pengawas’ sama sekali tak menggubris laporan pelanggaran proses pemilu. Ya itulah kawan sekelumit contoh bias kinerja lembaga negeri ini.
Dan pada akhirnya hanya menarik nafas entah dengan makna apa. Kompleks. Rumit. Tapi setidaknya pilihan kala itu cukup memilih yang tidak menggunakan money politik. nampaknya ada hal yang tak disadari bahwa kepemimpinan hakekatnya tak hanya terdiri pemimpin dan wakil. Tapi terbentuknya suatu pola sistematis antar banyak pihak yang memimpin dan yang dipimpin –sistem birokratis- dan tetap saja siapa yang tahu semua akan berjalan seperti apa dan bagaimana nantinya.
Setidaknya kali ini diri menolak keras politik dinasti. Bahkan proses kampanye menggunakan poster dengan sisipan bupati sebelumnya jelas-jelas menunjukan hubungan untuk menarik massa. Disisi lain keterkaitan juga bisa saja mengindikasi adanya sistem pemerintahan yang mirip tanpa banyak perubahan. Dan kepemimpinan juga dilihat dari banyak hal tidak saja mengatasnamakan pengarusutamaan gender sebagai penguat. Terlebih mendorong pemilih awam dengan uang Rp. 5000. Harga yang amat murah untuk sebuah nurani calon pemimpin tonggak pembangunan. Miris.
Semua ini mengomentari salah satu calon yang benar-benar terlihat langsung menggunakan money politik. Tapi dari pihak calon lawan belum bisa dikomentari. Karena tak menjamin ia tetap bebas dari birokratisme. Mungkin saja hanya tak terlihat massa. Ya mungkin saja. Tapi setidaknya biarlah kesempatan menunjukannya pada sebuah tambuk kepemimpinan yang mengamban kepercayaan, tanggungjawab juga pekerjaan berat melakukan perubahan untuk sebuah kabupaten kecil diujung timur jawa barat: Cirebon. Siapapun pemimpinnya semoga ia mampu menjadi tokoh perubahan untuk Cirebon yang lebih baik dalam banyak hal. Semoga!

Teriring doa untuk Cirebon tercinta. Tempat dimana aku akan kembali pulang dari banyak perjalanan.
(TSY) 

Minggu, 22 Desember 2013

Smile ^_^


Lagi-lagi kamu menjadi partikel utama yang menginspirasi. Ya, menginspirasi untuk banyak kata dari akal yang menyimpan beragam hal. Menjadikannya serentetan huruf dalam kedipan layar monitor. Menulis kembali dengan topik utama berjudul : kamu.
Diantara sekian banyak perdebatan atas nama ego atau rasionalitas, aku menemukan sepasang sayap yang membuatku terbang melintas batas imajinasiku sendiri. Meskipun seketika sayap itu menghilang ketika waktu kembali menjemput realita. Tapi cukup untuk membuatku tersenyum ikhlas dan tak lagi menuntut banyak hal gila. Senyuman kecil dilayar handphone yang tak terlalu canggih itu membuat dahiku berkernyit heran namun disisi lain sang bibir menyunggingkan senyum ragu-ragu. Ia mempertanyakan kembali apakah pesan ini hanya salah kirim atau sengaja? Karena belakangan aku gagu dan lupa cara membalas senyummu. Bukan karena aku tak mau, tapi karena akhir-akhir ini aku tak punya kesempatan untuk sekedar diberi sebuah emoticon senyum.
Ya aku kehilangan senyum kekanakanmu, tingkah konyolmu, juga bentuk candaan tulus lainnya. aku mulai panik karena tak bisa lagi menemukan itu. Hingga aku lupa bagaimana cara membalas hal yang sama jika itu terulang kembali? Dan benar saja, senja kali ini aku hanya bisa tersenyum tipis dengan belenggu ragu yang terlalu mengharu biru.  Aku seperti seorang bocah yang berhenti menangis setelah menemukan kembali mainan kesayangannya yang sempat hilang. Aku dengan semacam rasa yang tak pernah bisa sempurna ku eja, mulai kembali mengejar dan bertanya alasan dari senyuman itu. Lalu seperti biasa, manusia memang seringkali dibilang mahluk serakah “diberi hati meminta jantung”. Tepat seperti itulah responku, hingga akhirnya tak ada lagi respon selanjutnya dari nomer yang sudah biasa kuhafal itu.
Cukup. Cegah hati kecilku menghibur. Sudah lebih dari cukup bukan? Setidaknya akhir tahun ini kamu masih mendapatkan senyuman. Positifnya, senyuman itu anggaplah sebagai kado hari ibu untuk seorang ibu dari anak-anaknya kelak seperti permintaan rahasia yang biasa terungkap dalam doanya. Tapi tunggu, rasanya itu terlalu tinggi. Karena bagiku entah dengan makna apapun melihat senyumnya adalah salah satu momen terbaik untuk aku bisa mengikhlaskannya dan melihat dia bahagia serta baik-baik saja. Sesimpel itu cinta sederhana yang tak pernah kita tahu ujungnya. J



Hari ini


Minggu, 22 Desember 2013

Memenjarakanmu dalam sebagian diri ternyata bukan menjadi hal terbaik. Hingga pada akhirnya ia justru melukai, memaksakan sekian teori untuk tetap berjalan sebagaimana harusnya waktu-waktu dulu. Hati lupa mengatur bagaimana ia harusnya mengendalikan  rasa hingga titik balik keseimbangannya, juga akal yang kehilangan rasionalitasnya. Benar-benar masih ‘bocah’.
Berbilang menit, jam, hingga hari yang berlalu nyatanya aku masih gagal. Aku menyadari bentuk kegagalan yang begitu memuakan. Tak punya pilihan antara melepaskan dan menuntut bagaimana seharusnya. Menuntut bahwa arti kata teman tak seharusnya berkutat dengan pola hubungan demikian. Lalu kita hanya saling mencari alibi atas perlakuan masing-masing. Tak mau saling memahami. Mungkin begitulah prosesnya, atau kasarnya anggaplah ini hukuman dari semesta karena kita menciptakan kondisi tak seharusnya, melintas jauh dari batas-batas pembenaran. Ah membingungkan. Bahkan aku kini hanya mampu beretorika pada kata yang entah dimaknai dengan rasa apa. Terlalu abstrak. Aku hanya ingin menghindar, mencari kehidupan baru dan aku tak tahu seperti apa bentuk pengembalian semangat. Berlari pun aku masih terengah dan gelap. Karena pada akhirnya aku tak bisa pergi kemana-mana masih banyak hal yang harus diselesaikan.  Termasuk kamu.
Lalu tentang hari ini, aku masih menginginkan terikat pada satu hubungan. Seperti yang orang-orang sebut sebagai hari ibu, walaupun satu predikat itu justru tak pernah memiliki ujung penghargaannya atau satu puncak penghargaan. Karena semua tentang ibu, tak sekedar berhenti pada satu hari, ia adalah bentuk kasih sayang tulus dan cinta selamanya. Meskipun begitu, hari ini aku menengok kembali sisa-sisa keberadaanku dihati seorang ibu diujung sana. “Ibu… Selamat hari ibu… makasih buat semuanya”, dan ternyata dibalik kalimat itu ada yang masih tertinggal : “ Terima kasih karena telah melahirkan dia kedunia”. Kupilih kalimat tak terungkap itu untuk menutup akhir tahun yang kita isi belakangan dengan tingakah menyebalkan. Semoga kalimat terbaik itu manjadi doa penghujung senja untuk kehidupan lebih berharga didepan sana. Selamat bertemu dipersinggahan selanjutnya… dan terima kasih karena telah terlahir ke dunia.